Keteguhan Seorang ‘Tukang Ketoprak’

Di depan kios ukuran 4 x 5 inilah seorang tukang ketoprak sebut saja bernama pak Amran tinggal. Harga untuk menyewanya adalah sekitar 7 Juta rupiah untuk setiap tahunnya. Kesederhanaan dan keteguhannya merupakan prisip beliau. Dia bercerita sudah 20 tahun berdagang ketoprak di daerah tempat saya tinggal. Dalam hati saya berfikir woooh bagaimana bisa dia tinggal selama itu hanya dengan berjualan ketoprak sedangkan untuk saya saja kadang merasa kurang dengan gaji saya saat ini.

Pak Amran bercerita jika dia bisa menjual hingga 30 piring ketoprak selama akhir pekan dan sekitar 20 piring apabila hari biasa dengan harga seporsinya adalah 10 ribu Rupiah. ┬áKadang itu juga tidak menentu tergantung cuaca cerah maka pengunjung akan lebih banyak yang datang. 1 Buah lontong bisa memuat 3 – 4 piring ketoprak. Hal yang saya suka beli ketoprak di pak Amran adalah kacang yang digunakan banyak sehingga dapat membuat enak(medok istilahnya).

Pak Amran merupakan orang tegal yang hijrah ke Bekasi untuk mengais rezeki. Dia mempunyai 4 orang anak dan keempat anaknya sudah kerja / nikah. Sehingga pak Amran tidak mempunyai tangg
ungan lagi dalam keluarganya. Dia berjualan dari pagi hingga malam hari. Dulunya Dia berjualan keliling menggunakan gerobak namun seiring kondisi fisik yang tidak memungkinkan akhirnya beliau saat ini hanya memangkal saja di depan kios sekaligus tempat tinggalnya. Hal yang bisa diambil pelajaran adalah Perlunya keteguhan, kerja keras serta kesabaran dalam menjalani kehidupan. Janganlah kita sering mengeluh atas ketidakpunyaan kita dan menjadikan alasan untuk kita tidak berbuat maju dalam kehidupan kita. Jadikan ketidakpunyaan kita sebagai ‘triger’ agar kehidupan kita lebih baik dari sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *