Pedagang Batu vs Lulusan S2 Inggris

Pedagang Batu vs Lulusan S2 inggris

Hari ini saya terpikirkan orang yang baru saja resign dari tempat saya bekerja. Orang disini menyebutnya orang ‘lulusan luar negeri’. Entah mengapa nama itu yang lebih populer dibandingkan dengan nama yang sebenarnya. Apa karena sifatnya emang keluar negrian atau mukanya keluar negrian atau emang lainnya. Disaat saya masih mengikuti lomba line follower dia sudah lulus S1, Disaat saya beranjak di KRPAI dia sudah mulai masuk S2 dan ketika saya berjualan Batu dia sudah menulis Thesis S2.

Dia merupakan lulusan S2 suatu universitas diInggris. Dengan umur yang baru 23 tahun dan S1 yang hanya ditempuh selama 2 tahun saya berfikir orang ini sangat cerdas. Eeeh tunggu dulu, Lalu kenapa jika ia cerdas mengapa dia tidak bekerja di luar negeri saja dan ngapain dia bekerja di dalam negeri dengan standar gaji ‘Dalam Negeri’. Banyak orang berpendapat jika seseorang lulusan luar negeri dan bekerja di dalam negeri berarti dia bukan orang yang dapat memenuhi kualifikasi orang luar negeri.

Di fikiran saya juga banyak berfikir, jika dia 2 tahun saja sudah menyelesaikan S1 dan kita yang disini kuliah S1 sampai 5 tahun apakah kita tidak akan ketinggalan seperti orang ini? Bukan maksud hati untuk iri namun kita harus lebih dari orang yang seperti ini. Dari segi skill saya rasa orang yang kuliah di Indonesia memiliki skill yang lebih dibandingkan orang yang seperti ini. Skill organisasi, Skill software maupun skill hardware. Yang terpinting adalah kita harus berfikir Banyak orang yang seperti ini diluaran sana dan kita harus dapat bersaing dengan orang orang seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *