Meraih Keberuntungan dari Hal – Hal Kecil

Assalamualaikum

 

Selamat malam. tanggal 22 juli 2018 sepertinya saya mau bercerita berdasarkan pengalaman nih. hahaha

Siapa sih yang gak mau dapet keberuntungan? apalagi kalau kita misal mendapatkan keberuntungan berupa hadiah? sungguh beruntung kan yaaa

Hal yang pertama saya belajar untuk mendapatkan keberuntungan yaitu pertama, “Dont Complain”. Iya jangan pernah mengeluh. Kenapa sih jangan mengeluh? Mengeluh itu ibarat candu, semakin kita mengeluarkan keluhan makan semakin sering kita tidak mendapat keberuntungan. Loh kok bisa? Yaa bisa aja. Kan udah dibilang mengeluh itu ibarat candu, candu yang akan membuat kita mendapatkan kesialan. Misalnya aja deh dalam kehidupan sehari hari. Dulu saya mengeluh kook gak dapat dapat pekerjaan yaa. kenapa yaa orang kok bisa secepat itu dapat kerja sedangkan saya kok dapat kerja aja susah banget. Okey di runut dari kejadiannya, sebelum sebelumnya saya tidak bisa memahami arti kata ‘Bersyukur’. Bersyukur itu katanya simple tapi penuh arti yang mendalam hehehe. Banyak mengeluh coba dulu begini coba dulu begitu ada aja kata ‘coba’ dan tidak pernah berujung. Tapi di luar dari itu sih emang takdir yaaa. Dalam setiap doa, pernah sih tersirat Yaa Allah semoga d berikan pekerjaan yang menurutmu baik dan dapat berkembang bagiku. dan berikan pekerjaan sesuai yang hamba mau. (Agak maksa sih yaaa doanya) tapi Trust me Its Work looh.

Kedua saya belajar untuk mendapatkan keberuntungan yaitu Coba bahagiakan Orang Tua Mu. Berilah hadiah yang membuat mereka terkejut / wah. Tidak perlu mahal, bisa sebatas membeli makanan kesukaannya ataupun belikan hadiah yang mereka suka. Saya tahun lalu mengeluh kok bukan saya yang dipilih yaa untuk berangkat ke jepang. kok malah orang lain. Itu saya mengganggap saya gak diberi keberuntungan. Tapi alhamdulillah untuk taun ini saya yang diberi kesempatan mengembangkan ilmu lagi di negeri jepang. (Walaupun belum berangkat tapi Alhamdulillahin aja dulu)

Ketiga, Jangan membuat orang mendoakan jelek dirimu. Pernah denger cerita Orang mendoakan seseorang dapat musibah ketika dia menginjak permen karet? Dulu saya mendengar Cerita di Youtube. Alkisah (Ceilaaah bahasanya) ada seseorang pemuda sedang mengunyah permen karet, saat sedang manis terus dikunyah hingga akhirnya permen karetnya itu menjadi pahit. Setelah pahit, sang pemuda membuang permen karet itu ke jalanan yang sering dilalui pejalan kaki. Berlalulah sang pemuda tersebut, Selang beberapa menit lewatlah orang tua di jalan yang pemuda tadi buang permen karet secara sembarang. Terinjak lah permen karet tersebut, otomatis ngedumellah sang orang tua tersebut dengan segala omongan di keluarin. Mungkin tidak pada saat itu juga sang pemuda tidak mengalami kesialan. Tapi, lihatlah beberapa minggu kemudian. Bisa jadi ketika mengendarai motor pecah ban, Keseleo kakinya ataupun berujung ke yang lainnya. dari cerita ini mungkin bisa di ambil hikmah jangan sampai merepotkan urusan orang lain misalnya buang sampah sembarangan(ini akan merepotkan tukang sapu), meludah sembarangan, dll nya deh .

Saya kira 3 contoh ini bisalah membuat kita menjadi seorang yang penuh keberuntungan. semoga yang membaca dapat terinspirasi yaaa hahahaha

Wassalamualaikum

Bekasi, 22 Juli 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *