Pengalaman Kerja Sebagai Technical Purchasing

Pengalaman Kerja Sebagai Technical PurchasingĀ 

Assalamualaikum Indonesia (Karena sekarang lagi di Jepang nih)

Halo perkenalkan saya Akhmad Harry Susanto, Biasa dipanggil akhmad atau harry. Saat ini umur masih dibawah 30 tahun (2019) yaaa jadi belum tua tua banget hehehehe. Balik ke Judul diatas Pengalaman kerja sebagai technical purchasing itu gimana sih?

Oke saya ceritakan dari awal yaa biar ngga ada dusta diantara tulisan ini (Bukan Presiden RI loh yaaa)hehehe. Saya masuk pekerjaan ini sebagai lulusan fresh graduate. atau biasa dibilang baru lulus kerja. Saya kerja sebagai ‘Technical Purchasing’ itu di perusahaan FMCG. FMCG ada yang tau kepanjangnanya? iyooo betul Fast Moving Consumer Goods. Perusahaan ini biasa membuat makanan, minuman, candy, kopi dan lain – lain deh. Pokoknya salah satu perusahaan besar yang ada di indonesia dengan kantor pusatnya yang berada di Daan Mogot. 

Oiya untuk pekerjaannya sendiri gimana sih Role Jobnya? Untuk Technical Purchasing yang ada di tempat saya ini lumayan sibuk sih (kayaknya hehehe). Jadi saya memegang / take over 1 pabrik yang berada di Tangerang. Pabrik ini memproduksi biskuit, wafer coklat dan lain – lainnya. Technical Purchasing mempunyai peranan penting, yaitu menjaga keberlangsungan produksi terkait dengan Alat, Technical, serta mesin – mesin. Tapi pekerjaan di technical purchasing ini tidak menutup kemungkinan adanya pekerjaan jasa seperti perbaikan pabrik, Servis mesin dan lain – lain.

Terus di Technical Purchasing ngapain aja? Pekerjaan di lakukan biasanya setiap hari saya mendapatkan PR bukan pekerjaan rumah yaaa tapi (Purchase Require). Biasanya PR ini berisi perminataan barang yang harganya > dari 5 juta rupiah. Purchase Requestion ini di dapatkan dari pihak plant yang dikirimkan ke pihak Technical Purchasing yang ada di HO. Setelah kita mendapatkan PR, saatnya kita mencari penawaran yang diberikan vendor. Nah bagaimana kita mendapatkan penawarannya? caranya biasanya kita memita by telepon, fax, ataupun email untuk dikirimkan kertas penawaran. Biasanya kita, diharuskan mendapatkan minimal 3 penawaran agar dapat dilanjutkan ke Purchase Order. Jika barang > 50 Juta biasanya saya melakukan meeting dengan pihak vendor. Meeting ini dilakukan atara pihak Technical Purcahsing, User, dan pihak Vendor agar tidak terjadi kesalah pahaman dikarenakan harga yang besar. Nah Jika harganya besar biasanya saya membuat Summary yang berisi rincian harga, spesifikasi, pengerjaan / barang tiba di plant. Selanjutnya di ajukan ke pihak management atas untuk mendapatkan persetujuan.

Suka dukanya kerja di Technical Purchasing ? banyaaak hahaha

nih dari yang dukanya dulu yaaa

  1. Harus bisa menjadi orang yang Ngepush pihak Vendor, saya orangnya gak tegaan dan gak enakan jadinya gimana gitu hehehe
  2. Harus bisa mengadakan barang secepat kilat. Yoi barang itu harus datang tepat waktu dan sedini mungkin datang biar ngga di tanyain mulu user.
  3. Terakhir nih, Berkerjanya berkutat dengan uang. Jadi kudu harus hati – hati jangan selebor. Duit kantor bisa ilang dan bangkrut nanti. sedih kan kalo kejadian. untungnya saya keluar tidak ada masalah. alhamdulillah

Selesai dukanya, saatnya ngomongin yang Sukanya.

  1. Bagi kalian yang ingin mendapatkan llink. Pekerjaan di Technical Purcahsing salah satu yang saya anjurkan. Kenapa? karena kita bisa mendapatkan link bisnis lain yang bekerja di vendor vendor.
  2. Hampir setiap hari bertemu orang baru dari vendor. Dan ini menjadi tantangan tersendiri. Seruuuu
  3. Belajar hal baru mengenai nawar harga, sistem pembayaran, System SAP, serta belajar berbicara. ini pointnya

Demikian ceritanya semoga jadi inpirasi bagi semua yang membaca yaa. aamiin šŸ˜€

Shiojiri, Nagano 16 Januari 2019

About Akhmad Harry Susanto

Cuma seorang manusia yang bekerja di BUMN (Badan Usaha Milik Nippon), Yang ingin meraih cita - citanya dan sebisa mungkin tidak untuk mengeluh :D contact email : aharrys@otnasus.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *