Ketika Sang Penguasa Terus Melakukan Kebohongan

Ketika Sang Penguasa Terus Melakukan Kebohongan

Mahkota Raja

Suatu malam di negeri antah berantah akan melakukan pemilihan seorang Raja dan Perdana Mentri. Sang Raja ini sudah sudah 4 Tahun menjabat sebagai Pemimpin di Negeri Antah Berantah tersebut. Beberapa bulan sebelum pemilihan, Terdapat 5 kali lomba yang diadakan oleh panitia. Panitia mengadakan lomba cerdas cermat untuk mengukur dan mengetahui kepintaran sebuah Raja. Tapi sayang sekali panitia ini dipilih dan disusupkan orang kepercayaan sang Raja agar jalannya Pemilihan dan lomba cerdas cermat Sang Rajalah yang menang.

Ngomong – ngomong tentang Jalannya Pemerintahan Sang Raja. Ada banyak kisah lucu didalamnya terutama ketika awal Pemerintahan Sang Raja saat ini, dia melakukan BANYAAAAK SEKALI JANJI, yaitu sekitar 64 Janji yang ada. Dan hanya kurang dari 10 Janji saja yang tuntas dilakukan. Apa ada yang salah dengan pemerintahan ini? Banyak, Salah satunya Sang Raja yang mengusung tema KERJA, KERJA, KERJA. Yang Pertama dia lupa, Kerja itu seharusnya menggunakan Otak dan Tujuan bukan hanya sebuah Pencitraan. Yang Kedua, Raja ini mengusung pemikiran ARS. Apa itu ARS? Asal Raja Senang. Looh kok bisa ada pemikiran seperti itu, iyaaa Raja ini ketika dilaporkan oleh pihak lawan menjawab Menuduh, Menuduh dan Menuduh. Dari pemikiran saya, berarti ada ketidak singkronan kenyataan dengan hasil yang didapatkan oleh Raja melalui anak buahnya. Yang Ketiga, Terlalu sering berjanji dan mengingkari Janji Tersebut. Yang Keempat, banyaknya pencitraan yang dilakukan oleh Raja, sehingga masih banyak Rakyatnya terbuai ucapan sang Raja.

Kembali ke cerita Cerdas Cermat, Sang Raja mengusulkan cerdas cermat ini diberikan kisi – kisi soal yang akan diberikan, Cerdas cermat ini tentu saja kalah jika diadakan oleh Anak SD ketika melakukan lomba Cerdas Cermat. jalannya cerdas cermat ini pun terasa sangat membosankan karena semuanya sudah ada jawaban Sang Raja dan Penantangnya. Bahkan Sang Raja Sepanjang jalannya Debat hanya terus menunduk membaca Jawaban yang sudah ada. Disisi lain sang penantang raja pun tidak terlalu agresif menyerang padahal ada kesempatan untuk membuktikan kepada Publik Bahwa Sang RAJA SELAMA INI BOHONG dan TIDAK JUJUR. Jujur saja saya agak Pesimis jika Debat ke 2 sang Penantang melakukan hal yang sama dengan alasan TIDAK TEGA. Jika anda Tidak Tega saat sekarang, Berarti anda Menghendaki / Tega ketika sang Raja Terpilih kembali. Negeri ANTAH BERANTAH ini sedang dalam ANCAMAN sepertinya ketika semua cara dilakukan oleh pihak Raja agar dapat berkuasa kembali. Semoga Yang Maha Kuasa memberikan Petunjuk dan Kuasanya dengan Negeri Antah Berantah ini. aamiiin 

About Akhmad Harry Susanto

Cuma seorang manusia yang bekerja di BUMN (Badan Usaha Milik Nippon), Yang ingin meraih cita - citanya dan sebisa mungkin tidak untuk mengeluh :D contact email : aharrys@otnasus.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *